Senin, 19 Maret 2012

BBM APRIL 2012, antara simpel dan kompleks

*****TUJUAN DIBENTUKNYA NEGARA
— Shang Yang(532 – 428 SM)
Tujuan dibentuk negara adalah untuk membentuk kekuasaan, demi kelangsungan sang raja pribadi
— Niccolo Machiavelli (1429 – 1527)
Tujuan dibentuk negara adalah membentuk kekuasaan yang mutlak, demi kebesaran bangsa dan negara
— Dante Alleghieri (1265-1321)
Tujuan negara adalah membentuk perdamaian dunia
— Immanuel Kant (1724-1804)
Tujuan dibentuk negara adalah untuk membentuk dan mempertahankan hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terpelihara dengan baik
— Prof. Kranenburg
Tujuan dibentuk negara adalah untuk mencapai kesejahteraan seluruh masyarakat****

"Sebagaimana diketahui bersama dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa tujuan dibentuknya pemerintah negara Indonesia adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Selain itu juga telah diatur dalam Undang-undang Dasar negara Republik Indonesia mengenai pelaksanaan sistem pemerintahan."

Dan seperti tersebut diatas, salah satu tujuan dari didirikannya negara dan atau pemerintah Negara Republik Indonesia adalah memajukan kesejahteraan umum, mensejahterakan rakyat yang ada di dalam negara tersebut.
Dan bagaimanakah kebijakan pemerintah kita yang akan menaikkan hrga BBM dari Rp 4.500,00 menjadi Rp 6.000,00???
Saya sebagai orang awam, yang terlintas dalam pikiran saya ketika mendengar harga BBM akan dinaikkan adalah meningkatnya biaya hidup yang disebabkan naiknya harga barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya. Ketika harga BBM naik, tentu akan diiringi dengan naiknya tarif/ongkos/biaya transportasi baik itu barang ataupun orang. Dan yang pasti juga akan diiringi dengn naiknya harga barang karena biaya distribusi barang yang meningkat secara langsung dan maupun karena dari pabriknya juga menaikkan harga karena salah satu ongkos produksi mereka yaitu BBM naik.
Kenaikkan harga BBM ini bagaikan bola salju yang menerjang kesegala arah, yang pada intinya adalah semakin menambah beban hidup rakyat banyak. Rakyat kecil yang langsung merasakan dampaknya kenaikkan harga BBM pasti akan menjawab keberatan dan meminta untuk tidak dinaikkan, karena pikiran mereka simpel, BBM naik, semua pasti ikutan naik, udah deh, hidup makin kembang kempis.
Berbeda dengan para pengambil keputusan yang setiap hari tidak pernah bingung besok mau makan apa, besok waktunya bayar sekolah anak, bayar listrik, kontrakan, dlll, mereka mudah saja menaikkan harga BBM dengan berbagai alasan dan pikiran kompleks mereka yang entah saking kompleksnya apakah korsleting, yang mereka tidak akan merasakan dampak dari kebijakan mereka menaikkan harga BBM.

bersambung ....................?

negeri yang malang atau rakyat yang malang ?

sedih
melihat
negara
ini
ketika
pemimpin
tak
lg
mandi
keringat
dan
darah
tp
mandi
uang
dan
wanita
menyedihkan
melihat
di
indonesiaku
orang pinggiran
dll
menyedihkan
pemimpin
bermobil
mewah,
sakit
dtangani
dokter
trbaik
dan
mgkn
gratis
pula,
rakyat
tak
makan
tak
brobat
dlm
sakit
adlh
hal
biasa,
tak
perlu
pemimpin
hirau,
cukuplah
duduk
dkursi
empuk,
bermeja
besar
dan
berucap
kecap,
itulah
pemimpin
kita,
dan
apakah
itu
cerminan
kita?
Semoga
tdk,
hya bsa mnyambung huruf . . . . .

Minggu, 11 Maret 2012

ucapan, harus bisa "dipegang"

ucapan, harus bisa "dipegang", terutama hal yang penting dan berhubungan dengan banyak orang,
bisalah melenceng, karena kita manusia biasa, tp cukuplah untuk hal yang tidak trlalu penting dan mencakup satu dua orang saja.
llidah................................., ucapan, kata, sebagian dr harga diri seseorang (?)
terlalu banyak kata, ucapan yang yang terlewatkan, maka sudah sangatlah berkurang harga dari lidahnya untuk selanjutnya .....................
(selintas linduran)